Seniman Mural Indonesia merupakan seseorang yang berprofesi sebagai seniman atau pelukis mural yang berasal dari Indonesia dengan menggunakan “idealisme” (gaya atau gaya aliran lukisan dalam seni rupa). Indonesia merupakan salah satu negara dengan perkembangan seni mural yang cukup populer dikalangan masyarakat, dengan terdapatnya mural diberbagai sudut kota membuat Indonesia semakin berwarna dengan berbagai jenis tema, warna dan gaya lukisan mural yang berbeda.

Gambar dan figurasi yang telah berkumpul dengan sejarah budaya dengan warna kontemporer, membuat karyanya dipandang sebagai kritik sosial terhadap perlawanan untuk mempertahankan gagasan tentang konsep modernisasi budaya jawa untuk menyatu dengan sisi kebudayaan modern.

Indonesia merupakan negara dengan perkembangan seni mural yang cukup cepat dan cukup populer dikalangan masyarakat, dengan mural seni diberbagai sudut kota membuat Indonesia semakin beragam dengan tema tema, warna dan gaya lukisan mural yang berbeda.

Seni Mural Harling

Harling Mural Art merupakan Seniman MuraI Indonesia yang dibentuk oleh Harling Bassukarno yang merupakan seorang pelukis dan seniman mural berkebangsaan indonesia dengan idealisme atau style “Surrealism Dekoratif” yang telah memberikan warna baru didunia seni mural Indonesia dengan menggabungkan antara karakter klasik dan karakter modern ke dalam media mural yang membuat dirinya dikenal sebagai Seniman Mural Indonesia.

Seni Mural Harling juga dikenal sebagai Harling Bassukarno yang merupakan seorang Pelukis dan Seniman Mural berkebangsaan Indonesia. Sebagai seorang seniman ia pun berfikir untuk mengembangkan dan melebarkan sayapnya untuk berkiprah di dunia seni mural Indonesia dengan mendirikan “Harling Mural Art” pada tahun 2016 dengan konsep “Surealis Dekoratif” lalu dikembangkan menjadi “Mural Dekoratif Modern” dan “Mural Classic”.

Mural Dekoratif Modern dan Mural Classic merupakan kutipan kecil atau beberapa elemen yang diambil dari konsep gaya lukisannya Harling Bassukarno (konsep dimensi menembus warna), dengan mengambil sedikit konsep yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat awam untuk mengenal dunia seni rupa modern melalui media mural, ia juga berharap karyanya dapat diimplementasikan dan bisa dinikmati oleh semua orang. Selain konsep Idealisme, ia juga membaur dengan konsep pasar yang sesuai dengan permintaan pelanggan dalam pembuatan proyek mural.

Salam Budaya

Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam, Banda Aceh, Sumatera Utara, Medan, Sumatera Barat, Padang, Riau, Pekan Baru, Kepulauan Riau, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Palembang, Kepulauan Bangka Belitung, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Banten , Serang, Tangerang, Ciledug, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bandung, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Karawang, Cikarang, Purwakarta, Jawa Tengah, Semarang, Solo, Surakarta, Boyolali, Magelang, Wonosobo, Dieng, Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Belik, Bumiayu, Tegal, Brebes, Pemalang, Randudongkal, Pekalonga, Kendal, Kaliwungu, Jawa Timur, Surabaya, Malang, Madiun, Madura, Blitar, Yogyakarta (Jogja), Bali, Denpasar, Nusa Tenggara Barat, Mataram, Nusa Tenggara Timur, Kupang, Kalimantan Barat, Pontianak, Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Tengah, Palangkaraya, Kalimantan Timur, Samarinda,Kalimantan Utara, Tanjung Selor, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Makassar, Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulawesi Tengah, Palu, Sulawesi Utara, Manado, Sulawesi Barat, Mamuju, Maluku, Ambon, Maluku Utara, Sofifi, Papua, Jayapura, Papua Barat, Manokwari , Merauke dan lain sebagainya.

 

 

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

 

harling

View all posts

57 comments

Leave a Reply to Seniman Mural Jakarta Selatan – Harling Mural Art Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *